CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Rabu, 18 Maret 2009

BANDAR UDARA KASIGUNCU POSO

Poso - Sulawesi Tengah
Bandar Udara Kasiguncu adalah salah satu bandara perintis di Sulawesi Tengah selain 3 bandara lain (Bandara Lalos Toli-Toli, Bandara Bubung Luwuk, dan Bandara Pogogul Buol) yang berada di bawah koordinator Bandar Udara Mutiara Palu. Sejak tahun 2008 Bandara Kasiguncu naik menjadi Bandara Kelas III (KM. 7 Tahun 2008). Bandara ini terletak pada koordinat 01°23' S dan 120°44' E. Pada ketinggian 5,30 m di atas permukaan air. Memiliki Panjang Runway 1.617 m x 30 m, dengan runway strip 1.320 mx 150 m, taxiway 75 m x 18 m, Appron 86,25 m x 60 m (Aspal Kolakan).

Pada tahun 2008 diadakan perpanjangan landasan dari 1.117 menjadi 1.417 m, dilanjutkan tahun 2009 menjadi 1.617 m dgn lebar yang semula 23 m menjadi 30 m.
Bandara Kasiguncu berada di Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso (13 Km dari pusat kota Poso) dan berada di jalur Trans Sulawesi.

Bandara ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan pertama dirintis pada tahun 1983. Yang pernah menjadi Kepala Bandara di Bandara ini adalah :

  • 1983 - 1987, Abdul Rahman
  • 1987 - 1990, Yunus Pasomba
  • 1990 - 1993, Drs. Karel Sampe, S.Th.
  • 1997 - 2000, FS. Ferdinandus
  • 2000 - 2005, Amrin B. Umar
  • 2005 - 2008, Sjamsi Djamaluddin
  • 2009 - sekarang, Yuyus Yudana, S.Sit.
Kegiatan di Bandara ini sempat terhenti sejak terjadinya kerusuhan di Poso pada tahun 2000, dimana pegawainya banyak yang ke luar Poso, bahkan ada yang pindah ke tempat lain. Tapi banyak juga yang bertahan, karena memang mereka lahir di Poso.

Bekas-bekas kerusuhan di tempat itu masih bisa kita lihat sampai sekarang, contohnya pada Genset yang sudah dijarah oleh warga. Bahkan ada salah satu rumah pegawai di sekitar bandara yang dibakar hingga tersisa temboknya saja.

Tapi sekarang semua fasilitas sudah direnovasi kembali dan kegiatan bandara sudah beroperasi normal.
Kegiatan di Bandara ini tergolong sepi karena kurangnya jadwal penerbangan. Pada tahun 2008, Pesawat yang terjadwal cuma Cassa 212 milik Merpati Airlines yang beroperasi sekali seminggu dengan rute Palu - Poso - Palu. Selain itu kadang-kadang ada pesawat tak terjadwal milik swasta yang masuk. Karena kurangnya jadwal penerbangan itulah yang menyebabkan masih kurang orang yang naik pesawat, selain karena jalan darat Poso - Palu masih lumayan lancar.
Pada tahun 2009 penerbangan masih sekali seminggu dengan 2 rute Poso - Palu dan Poso - Gorontalo. Dan pada tahun 2010 ini Jadwal Penerbangan sdh 3 (tiga) kali seminggu Cassa 212 milik PT. SMAC dengan rute sebagai berikut :

- Senin : Poso - Gorontalo dan Poso - Makassar
- Kamis : Poso - Seko - Masamba - Bua - Makassar
- Sabtu : Poso - Rampi - Masamba - Bua - Makassar

Pegawai di Bandara ini terhitung masih kurang, ditambah banyaknya pegawai yang sudah memasuki usia pensiun. Salah satu tugas yang paling mendesak & dibutuhkan yaitu petugas ATS yang tersisa 2 orang, itupun 1 org akan pensiun tahun 2010 ini. Selain itu Petugas Listrik dan Telnav yang masing-masing cuma memiliki 2 petugas, PKP-PK (Petugas Pemadam Kebakaran) 2 orang.

Sekarang ini diupayakan penambahan pegawai yang diambil dari penerimaan honorer. Dan kebanyakan ditempatkan sebagai Petugas AVSEC, dan staf Tata Usaha.

Untuk tahun ke depan direncanakan penambahan peralatan dan fasilitas yang belum ada, misalnya mobil pemadam kebakaran, Mobil PK yang ada sudah lama tidak beroperasi karena rusak berat. Selain itu pengadaan Landing Light, Perpanjangan Landasan hingga 2.100 m, Pengadaan Tower VOR, Pemindahan Terminal dan Gerbang, dll.

0 komentar:

Liquid Clock